Lewat Infrastruktur, Pertumbuhan Ekonomi Di Indonesia Dapat Menempuh 6 Persen Di Tahun 2019

Lewat Infrastruktur, Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Menempuh 6 Persen Tahun 2019

 

Proyek Infrastruktur Indonesia – Sebagian waktu yang lalu, Bank Indonesia (BI) sempat memberikan prediksi perihal pertumbuhan ekonomi kedepannya. Berdasarkan pihaknya, melewati pembangunan Proyek Infrastruktur yang pas, ekonomi di Indonesia dapat tumbuh sampai menempuh 6 persen di tahun 2019 nanti. Akan namun, lebih lanjut dibuktikan bahwa hal ini akan lebih gampang dijadikan kalau inflasi konsisten terjaga kepada sasaran yang sudah dikuasai.

Hal ini juga diperkenalkan oleh Dodi Budi Waluyo, selaku pembantu Gubernur Kepala Departemen Kebijakan Ekonomi dan Meneter BI yang menyuarakan bahwa sebetulnya pertumbuhan ekonomi di Indonesia telah mulai mengalami kenaikan di permulaan tahun 2018, akan namun jarak tertinggi dari pertumbuhan hal yang demikian masih dapat diprediksi sampai di tahun 2019.

“Rangenya tertinggi hingga 6 persen untuk 2019, 2020, 2021. Batas atasnya 5,6 persen hingga 6,0 persen. Inflasinya wajib turun 2,5 persen hingga 4,5 persen jadi sama sama range kini, terus dijaga. Tumbuh mulai 2018,” ungkap Dodi.

Dukungan Proyek Infrastruktur
Lebih lanjut Dodi mengatakan bahwa pertumbuhan ekonomi hal yang demikian baru dapat dinikmati peningkatannya di tahun 2019. Ini juga berkat dukungan serta pengaruh dari pelbagai pembangunan proyek infrastruktur Indonesia yang hampir secara keseluruhan baru dapat dinikmati dalam 2 tahun kedepan. Dan yang lebih penting, dengan adanya proyek infrastruktur hal yang demikian juga akan menyokong banyak investasi.

“Pertumbuhan ekonomi memang baru akan akselerasi pesat itu 2019. Sebab perhitungannya infrastruktur dapat 2 tahunan,” tambah Dodi.

“Sebetulnya yang dapat dikatakan sebagai unsur utama pertumbuhan ekonomi di Indonesia yaitu investasi yang dilaksanakan di proyek infrastruktur. Sebab pertumbuhan investasi di Indonesia malah diperkirakan akan berada di medium term 6-7 persen. Dan disini kita dapat memperhatikan potensial Indonesia yang akan lebih meningkat lagi,” tandasnya

Tidak cuma di sektor infrastrukur, Dodi juga mengucapkan bahwa masih ada sebagian lapangan usaha lainnya yang masih dapat diinginkan untuk mendongkrak pertumbuhan eknomi di Indonesia, antara lain seperti pengolahan, pertanian, komunikasi, konstruksi, jasa keuangan, dan lain sebagainya.

Dan untuk lebih mengasah pertumbuhan investasi di setiap proyek infrastruktur di Indonesia, karenanya diadakan Event Indonesia Infrastructure Week 2017 yang akan diadakan pada tanggal 08-10 November 2017 di Jakarta Convention center. Di event tahunan proyek infrastruktur terbesar ini, nantinya akan dihadiri oleh pelbagai pemberi modal Dari 40 lebih negara di dunia, dan para profesional lainnya di bidang infrastruktur dan pembangunan.

Untuk kabar lebih lanjut dan registrasi acara, silahkan mengunjungi www.indonesiainfrastructureweeks.com