Untuk Mempermudah Bisnis Startup, Kadin Ajukan Perizinan Kantor Virtual ke Kemendag

Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia memberikan pengajuan berupa perizinan kantor virtual (virtual office) kapada Kementerian Perdagangan. Pengajuan perizinan Kadin hal yang demikian guna memudahkan para pebisnis perintis (startup) dan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

“Hadirnya kemunculan para pebisnis perintis yang seperti itu banyak seperti teknologi aplikasi dan para UMKM yang mulai sejatinya sepatutnya ditunjang pemerintah lewat tata tertib yang memihak pada pengusaha pemula,” demikian disajikan Wakil Ketua Biasa Kadin bidang UMKM, Koperasi, dan Industri Kreatif, Sandiaga Uno, yang dikutip dalam situs Kadin, Kamis (28/1).

 

Untuk itu absensi aHasil gambar untuk KADINplikasi dan perkembangan pebisnis perintis seperti bisnis yang tengah berkembang ketika ini GoJeck dan jasa seperti kantor virtual jangan dihalangi sebab cuma tata tertib. Seiring perkembangan yang tengah berlangsung di Tanah Air telah wajib pelbagai pihak di dalam negeri memberikan dukungan, juga undang-undang yang dihasilkan juga sepatutnya kondusif, guna mengejar ketertinggalan dari luar negeri, ujar Uno.

Kemauan Kadin ini sudah disajikan segera ke sejumlah pihak pemerintahan sentra, seperti Wakil Presiden Jusuf Kalla dan terhadap sejumlah pihak pemerintahan sentra. Sebelumnya, Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) menunjang eksistensi “virtual office” atau kantor bersama di Indonesia untuk menyelamatkan Usaha Kecil dan Menengah (UKM) serta bisnis bidang perintis.

“Pengusaha ‘startup’ tak ada lagi jikalau tak ada ‘virtual office’. Di negara lain coba lihat saja, segala diizinkan sebab banyak manfaatnya dengan eksistensi kantor bersama ini,” ujar Deputi bidang Infrastruktur Bekraf Hari Santoso Sungkari.

Berdasarkan Hari, pengusaha bidang itu membutuhkan solusi dari pemerintah lewat penyediaan “virtual office” sebab pengusaha pemula mempunyai keterbatasan menyewa gedung.

Untuk menunjang eksistensi perkantoran bersama lewat dunia maya, kementerian berhubungan pelayanan terpadu satu pintu (PTSP) perlu duduk bersama untuk relaksasi supaya tak terjadi kekeliruan dalam mengeluarkan suatu kebijakan taktis.

“ figur negara lain diizinkan dan banyak pengusaha perintis yang berhasil di luar mulanya juga mengerjakan aktivitas bisnisnya di kantor bersama. Di era serba teknologi kini ini semuanya menuntut kecepatan, kepraktisan, dan efisien, jadi eksistensi jasa sewa kantor murah jakarta selatan bersama ini memang sepatutnya kita sambut dan dukung untuk selamatkan ekonomi kreatif di Indonesia,” ujar Uno.