Sekolah Menengah Terbuka Jarak Jauh, Solusi Pengajaran Bagi Kaum Dhuafa

Pengajaran Kaum Dhuafa

Pelatihan Otak – Generasi muda dalam umur belajar patut konsisten diberi peluang untuk mencicipi pengajaran setinggi mungkin, meskipun berada dalam keterbatasan finansial.

Salah satu program ‘jagoan’ Kemendikbud untuk tahun ini merupakan Sekolah Menengah Terbuka Jarak Jauh. Program sekolah seperti apakah itu?

“Sekolah Menengah Terbuka Jarak Jauh merupakan salah satu format pengajaran formal yang berdiri sendiri melainkan adalah komponen dari sekolah induk yang menyelenggarakan pengajarannya memakai sistem belajar mandiri,” ujar Dirjen Pengajaran Menengah Kemdikbud, Achmad Jazzidie terhadap wartawan dalam sua pers di Fx Plaza Senayan.

Berdasarkan Achmad, Sekolah Menengah Terbuka Jarak Jauh itu diperuntukkan terhadap si kecil umur sekolah pengajaran menengah, melainkan dikhususkan bagi mereka yang berasal dari kalangan menengah ke bawah atau dhuafa.

“Mereka dapat meniru pengajaran SMA formal secara terbuka, teregistrasi di sekolah induk yang ditunjuk. Program ini akan kami laksanakan mulai tahun ini dengan sebagian sekolah induk terutama dulu, sekalian pengujian apakah SMA terbuka ini akan berjalan dengan bagus. Bila berjalan dengan bagus karenanya nanti akan kita perluas,” jelasnya.

Target sistematis, sekolah terbuka mandiri jarak jauh mengambil figur dari Universitas terbuka. Pada tahun uji coba ini, Kemendikbud menunjuk 5 sekolah perintis sebagai sekolah induk bagi SMA terbuka jarak jauh, di 5 kawasan di Indonesia.

“Tahun ini kita baru membuka 5 sekolah terbuka perintis ini di 5 daerah. Sekolahnya antara lain di SMA Negeri 1 Gambut, Banjar, Kalimantan Selatan, SMA Negeri 1 Kepanjen Malang, SMA Negeri 2 Padalarang, Bandung Barat, SMA Negeri 1 Narmada NTB, Lombok Barat dan SMA Negeri 12 Merangin, Jambi,” papar Achmad.

Tetapi utama penyelenggaraan SMA Terbuka Jarak Jauh ini merupakan alumni SMP sederajat yang tidak tertampung di SMA/SMK reguler sebab kendala ekonomi, geografis, waktu, sosial-kultur, serta drop out SMA.

“Penerimaan akan berlangsung di bulan Juli secara online dan offline. diprioritaskan terhadap mereka yang mempunyai kendala pada elemen ekonomi. Nanti calon siswa akan diidentifikasi latar belakang serta profesi bapak dan ibu mereka untuk menyeleksi apakah mereka cocok untuk masuk ke Sekolah Menengah Terbuka Jarak Jauh ini,” ungkap Achmad.

 

Baca Juga : Cara Mencerdaskan Otak