Kenaikan Harga Sewa Kantor di Jabodetabek

sewa kantor

Virtual Office Jakarta Selatan – Dengan proyeksi ekonomi yang masih akan tumbuh di atas 6 persen tahun depan, permintaan ruang perkantoran di central business distric (CBD) Jakarta tahun ini diperkirakan masih akan tumbuh positif sekitar 8,5 persen. Secara itu juga berlaku dengan harga sewa ruang kantor. “Harga sewa ruang kantor masih mempunyai kemungkinan naik lebih lanjut, merupakan sebesar 10 persen hingga 20 persen meskipun kenaikan ini tak setinggi tahun sebelumnya,” kata Nurdin Setyawan, Manager, Research & Advisory, Cushman & Wakefield Indonesia dalam siaran pers di Jakarta.

Menurut riset “Office Space Across the World 2013” yang baru diterbitkan Cushman & Wakefield itu Nurdin memberi tahu, bahwa pertumbuhan ekonomi yang lebih lambat memberi pengaruh Asia dengan posisi harga sewa primer perkantoran cuma meningkat sebesar 3 persen sepanjang 2012. Padahal terjadi perlambatan harga sewa di tempat primer di kota Hongkong dan Tokyo, kedua kota ini konsisten menempati peringkat 2 dan 5 di lokasi perkantoran termahal di dunia, yang menonjolkan pentingnya kedudukan mereka sebagai sentra sentral bisnis global.

Sementara itu, Beijing, yang di dua tahun terakhir mengalami kenaikan harga rental amat tinggi, jatuh satu peringkat ke peringkat ketujuh dunia. Secara ini sebab harga sewa yang tak berubah selama 12 bulan terakhir. Surplus ruang perkantoran memberikan opsi yang lebih banyak bagi para calon penyewa sehingga menghasilkan “pasar penyewa” di kota hal yang demikian. Padahal lokasi perkantoran di Connaught Place,

New Delhi, India, juga mencatat kenaikan harga sewa cukup bagus, sebab harga sewa ruang kantor primer di wilayah ini naik 25 persen selama 12 bulan terakhir. Cushman & Wakefield, untuk wilayah Asia Tenggara, harga sewa ruang kantor primer naik 6 persen di Filipina.

Secara ini diakibatkan permintaan dari sektor BPO (Business Process Outsourcing). Sementara untuk wilayah CBD Jakarta mengalami kenaikan harga rental yang mesti dicatat di 2012 merupakan, sebesar 46 persen. Seperti diceritakan sebelumnya, tahun ini, untuk pertama kalinya semenjak 2008 lalu London melalui Hongkong di peringkat pertama kenaikan harga sewa perkantoran paling mahal di dunia.

Wilayah West end, London, menjadi lokasi pasar perkantoran termahal di dunia, mengungguli perkantoran-perkantoran di wilayah central business district (CBD) Hongkong. hasil riset “Office Space Across the World 2013” yang baru diterbitkan Cushman & Wakefield. Dalam siaran pers di Jakarta, laporan hal yang demikian menggarisbawahi kurang tersedianya ruang perkantoran bermutu di London sehingga memunculkan persaingan ketat dan menuntut konsekwensi kenaikan harga sewa sebesar dua persen.

 

 

Kunjungi Juga : bit.ly/2xCPmGb